…..ANG

Ada kabut menjelang petang, sehabis hujan tadi siang
Pikiran terbayang, melihat perempuan berkebaya memakai selendang
Aaahh….mengapa bukan terlentang, wanita yg telanjang
Sepi yg tercipta dan datang, karuan menjadi benak yg melayang

Ggrrrrraaaaang…..sepeda motor menderu
Ketimpraang….gelas kopi jatuh
Terbang……kampret didepan mata
Garang…..mata pemabuk
Lantang…..sahabat pergi
Pincang….hidup disalahkan

Kering-kerontang enyahlah pergi !!
Bintang-gemintang datanglah lagi !!
Gilang-gemilang kemanakah pergi !!
Tunggang-langgang masihkah lagi !!

Ada kasih sayang, setelah sesuatu atau apapun hilang
Hati merentang, mengingat malam dan jalan yg terbuang
Bodoh amat…sekian lama meregang, ketidak tahuan tidak juga berubah matang
Perasaan yg lahir mengambang, terus-terusan layu bak kembang

Mana uang…?
Mana kata-kata sayang…?
Mana janji membayar hutang…?

Cuma kebodohan menjadi karang.

Hujan pertama, 29703

Published by:

andripleunwahyudi

Ingin mencoba menulis apa-apa yg jelas terlihat dimata, terlintas dikepala, dirasakan dihati. Tentang hari kemarin, hari ini, esok, lusa dan hari depan. Isinya cuma sekedar makna yg baru dimengerti dan jauh dari pemahaman. Gak punya kekuatan dan gak pernah berani menyebut tulisannya sebagai karya sastra, sebagai puisi, sajak atau apapun namanya....Cuma berharap menjadi sebuah tulisan...itu saja.

Categories MyTulisanLeave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s