ZUBAEDAH 1993

Dia kembali,
di hari ke 12 hijriyah bulan Muharram
perasaan yg rapat, yang dulu belum sepenuhnya terungkap
meruap….aneh…
mungkin karena malu….
tak biasa….
atau karena pemahaman monyet….
terulang oleh sesuatu yg tak tahu apa namanya,
entah mimpi, rindu, atau terangsang?

Di taman tandus,di hadapan situ kampus
bukan berdampingan, tapi kita duduk berhadapan
kamu memilin rambut gelombangmu
aku melukis cinta di meja beton dengan telunjuk
terhalang mangkok bakso dan gelas bekas teh manis

Otak ku meraba………
kamu berharap aku ungkapkan sesuatu?
menanti pertanyaan bak bubur basi?
ingin aku cium….?
jangan-jangan tak sabar kamu hendak pulang…
ah…dasar perempuan dengan perasaannya yg bego!
atau….aku yg pengo?

Sepoi-sepoi angin menyibak rambutmu
terlihat putih tengkukmu
kelihatan hasratmu
riak air menggelitik kerongkongan……lagi
manteng keberanianku…..
manteng kehendakku…..
terhina kejantananku….
terhina pula ‘deg-deg-an’ku……
Ada gumam…………
pertanyaanmu jangan aneh-aneh dong!
jerawatlah…gerahlah…bodylah……….gigi putih?
aku kikuk, keki sendiri
apa sih yg kamu cari?

Kamu mengambil tas, menyelempangkan di bahu
bajumu lusuh kisruh bukan karena remasanku
kamu tepuk-tepuk rok mu……
membuang pasir, kerikil, semut rangrang
mengusir niat, hasrat, harapan…….sebel…!!
lalu berdiri, mengajakku pulang

Prahara riuh rendah…

Cemas aku rendeng kamu
kamu menunduk dan tetap merunduk
………………………………………………………….
Menyentuh seragam mu baru aku tersadar, betapa terus terangnya penerimaanmu waktu itu
Matahari pulang, Burung-burung terbang, gelombang tenang…..
Hatiku dan hatinya yg gersang

Kamu datang dengan seragam putih abu-abu persis seperti dulu
dibangku,dimeja, dihawa, didesir yg sama
meradang…..tiba-tiba aku sesenang masa lalu
dikeinginan, dikemampuan, diketergantungan tak jauh beda
sekonyong aku merengkuh dagumu, menatap puas telaga kemayu
ada sipat matamu, ada bekas jerawatmu, ada ranum bibirmu, ada hidung sedangmu
ada tulus niatmu, ada bara syahwatmu, ada kerinduan, ada lelah……
tepat sejengkal mulutku dari wajahmu kukatakan:
‘takut kesempatan tak ada lagi…..AKU SAYANG KAMU….!!!

Semilir-semilir senyuman termanis didunia seinchi dari khilafku
kamu kecup keningku……
semenit, 5 menit………………..entahlah……………
riak hilang, angin hilang, burung hilang, ruang hilang, waktu hilang
kamu mengusap rambutku, menatap takjub pusara hening
dan kamu katakan kata-kata tepat sejengkal mulutmu dari wajahku:
‘takut kesempatan tak ada lagi…..AKU SAYANG KAMU….!!

22609

Published by:

andripleunwahyudi

Ingin mencoba menulis apa-apa yg jelas terlihat dimata, terlintas dikepala, dirasakan dihati. Tentang hari kemarin, hari ini, esok, lusa dan hari depan. Isinya cuma sekedar makna yg baru dimengerti dan jauh dari pemahaman. Gak punya kekuatan dan gak pernah berani menyebut tulisannya sebagai karya sastra, sebagai puisi, sajak atau apapun namanya....Cuma berharap menjadi sebuah tulisan...itu saja.

Categories MyTulisanLeave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s