PEREMPUAN

Duuh, eneng
Kau berlari-lari didepanku
Lalu tersandung dan jatuh
Kau menangis memanggilku
Menggendong harap dipundak
Kepolosan merangkul
Keluguan tak berasa malu-malu
engkau membuka baju
dan kumandikan kamu

Kamu dara-dara
Melenggok selop dikelilingku
Lantas mempertontonkan pinggang dan butuh
Kusuit-suit sukamu
Sekejap sumringah padaku
Kegagahan melumat
Kebinatangan tak menjadi jemu
Aku membuka baju
Dan kamu merayap diperutku

Ibu
Tak ada pantas kata bagimu
Biar firman dan sabda saja

Wanita adalah semak belukar
Satu musim kau bunga yg terhampar
Musim lain adalah duri-duri yg keluar
Membelai kuncup daun dan kembang mekar
Merutuk hisap gemulai akar

23709

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: