PARA PERONDA

Dia yg berjalan malam-malam
Berani melangkah dipinggir kuburan
Mata matahati sanggup menatap sepi
Terjaga gerogoti waktu
Meratapi gelap menangisi kesendirian
Sampai subuh bertalu
Mentertawakan terang matahari
Menghinakan orang-orang yg padamkan pelita
Dan berburu mimpinya sebentar siang

Dia yg tertidur tapi tak pejam
Menutup mata dikehangatan surya
Tutup jendela menahan udara
Terlelap dinyalanya dunia
Ramah menyambut tamu tersenyum pada hewan
Lalu senja datang
Duka sedih mencari bulan
Mengasihani tubuh-tubuh yg letih
Dan diburu mimpinya nanti malam

Para peronda,
Engkau mengharap cinta
Dan disembelih oleh dunia cinta
Engkau lelah bermimpi
Sampai mimpi enggan datang lagi

27709

Advertisements
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: