BELUM

Belum saja kau pandang bintang
Didepan hanya bulan benderang
Itu pun kau sebut keindahan
Sungguh…
Diluar sinar berkilauan
Hingga tak awas mata memandang
Saat disekitar lampu berpijar
Aku justru terjerembab dikegelapan

Belumlah kau layak sandang sahabat
Sesudah menelan ribuan dusta
Dan mengeramnya sekadar bijak
Sebab…
Pelajaran bukan selalu sekarung kata
Juga kepercayaan seluas samudera
Separku batu aku punya sikap
Lagi-lagi kemengertian yg dilupa

Belum lagi kau rasakan cinta
Dimulut kau cibir keberadaan asmara
Dihati terusung ketiadaan romansa
Genggaman erat…
Sehening perasaan lembut melara
Pias kecup bibir sebatas kenangan
Tiada sedikit berubah rasa
Aku malah bungkam mengerti
Waktu mata ditawar cinta

18303

Advertisements
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s