Kopi pagi

Setiap pagi saat menyeduh kopi
aku perhatikan ada tangan-tangan kecil menggapai-gapai
timbul tenggelam dalam pusaran
meminta tolong atau hendak membantu, tak jelas
tubuhmu pupus digedoh
diputaran sendok dan gemeletak gelas
Pada tiap regukannya seperti menelan suara
atau bahkan sebentuk kata sebagai rasa
ingin berujar malah terbujur kaku ditenggorokan
lalu ikut, turut, menyangkut pada tiap lembar nafas
yang terbang bersama hembusan asap kelabu
kretek cigarettes ku

seperti pagi ini, ia berenang dan melayang.

Ciputat, 20111

Advertisements

, , , , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: