Posts Tagged menulis

4 curhat: Aku akan

1/
Aku akan berdiri di sampingmu
hari ini di sebelah kiri
hari yang lain di sebelah kanan
sejajar dengan sorot mata kakimu

aku akan mundur bila terasa maju
juga akan maju jika terlalu mundur
aku akan sedikit renggang bila terlau rapat
juga akan merapat jika terasa renggang

aku akan melihat mu tinggi walau kau pendek
seperti memandang bayangan yang sama samarnya.

2/
Aku akan sembunyi di matamu
tiap kali tatapnya terus bertanya di mataku
aku akan menjadi liur di bibirmu
di tiap sumpah menjajah tanahku
agar di tiap watak leluhurnya
mata itu berbinar dan senyumnya terkembang

3/
Aku akan sabar di subur cintamu
cinta yang selama ini kau pupuk
mengikatnya pada batang ranting
lalu kau siram setiap pagi dan malam
sampai kau kira cukup lalu membenamkannya
berharap akarnya kelak membendung air mata

4/
Aku akan menyanyikan lagu yang kau anggap paling lapuk
yang sebentar lagi runtuh sebelum sempat kau ubah posisi duduk
aku akan tak banyak berlagak seperti yang kau suka pada klip klasik
yang begitu kerang memoles warna hitam dan putih di tembok yang kau cat pink sekali pun
pada akhir bait lagunya aku akan menambahkan sedikit syair kesukaanku
tentang begitu panjang rambutmu menghalangi kalung yang aku lingkarkan
hanya meninggalkan sepasang nama dan tanggal lahir di dadamu.

21 november 2013

Advertisements

, , , ,

3 Comments

Curhat Ramadhan

Waktu

Belum jeda ku menyeka
merawat luka, lalu
mata sabit puasa menebas, leher
muncratkan darah, segar
liurpun tertahan ditenggorokan

belum rampung ku gelisah
ketika langkah masih resah diselasar rumah
mata sabit puasa sekali lagi menebas
perut keroncongan
disisa hari berbuka

Terpana ku, mati
menatap pesona senja

230712

Senja

Bertemu pada satu titik
dalam bujur dan lintang berbeda

mata-mata berbeda
sudut pandang yang sama

mata-mata yang sama
pada cara pandang berbeda

satu titik yang sama
adalah cahaya diperbatasan samar
semburat tatapannya
berkah pertentangan
mata-mata cerdik pandai

250712

Pandai

Sepanjang ingatan
ia cuma aksara
risalah bumi yang disampaikan
guru-guru dalam kelas

pendek saja,
sebatas tulisan tenar
papan plang sekolahmu

atau didinding ruang tamu
sebuah paparan kaku
dalam pigura
sampai mana hidupmu berlaku

menempel di otak
menyeruput bagai benalu
kering segala lugu
membuat layu malu-malu

ia cuma selembar mata uang
yang selalu terpikir
dalam saku

30712

Bersambung…

, , , , , , ,

Leave a comment

Kopi pagi

Setiap pagi saat menyeduh kopi
aku perhatikan ada tangan-tangan kecil menggapai-gapai
timbul tenggelam dalam pusaran
meminta tolong atau hendak membantu, tak jelas
tubuhmu pupus digedoh
diputaran sendok dan gemeletak gelas
Pada tiap regukannya seperti menelan suara
atau bahkan sebentuk kata sebagai rasa
ingin berujar malah terbujur kaku ditenggorokan
lalu ikut, turut, menyangkut pada tiap lembar nafas
yang terbang bersama hembusan asap kelabu
kretek cigarettes ku

seperti pagi ini, ia berenang dan melayang.

Ciputat, 20111

, , , , ,

Leave a comment

BUNGA 1

Sepanjang masa
Dimana tanah dijejak
Disitu kalian berpijak
Tidak hanya awal kelahiran
Juga meliputi akhir hidup
Sebab,
Bukan hanya mata
Tapi juga cinta, harapan dan kesedihan

Kuncupmu bagai balita tertawa
Mekarmu terlihat seperti dara-dara
Layumu pada kepala sang bijak
Menjadi selempang keharuan
Sekaligus kenangan abadi

Kalian bunga,
Sungguh hujan tak sudi reda
Tak pasrah matahari meninggal
Dan tak pernah bosan angin menggauli perawanmu
Biarlah musim jadi penentu
Merah
Hitam
Biru
Juga abu-abu

21709

, , , , , , ,

Leave a comment